Jumat, 26 Desember 2014

puisi_ pendobrak dunia



<<<<<  PENDOBRAK DUNIA >>>>>>

Dunia tak dapat berkutik, Suara hujan temui daratan hitam
Anginpun menggigit kulit, Bagai gergaji menebas bohon tipis tipis
Udara hitam kelabu, Kabut kelilingi atapnya
Daun daun berterbangan tak tentu arah, ku termenung dalam lamunan
Enggan menghadapi segala, tingkah begitu lugu mentap derasnya arus kehidupan
Satu persatu tak membangun, ku telusuri jejak mereka
yah... benar, mata hati kian buta, Lengah akan fatamorgana dunia..
Kini lenyaplah harapan bangsa, semua menangis bisu
menoleh lenggak lenggok isi semesta.
Ku masih termenung dalam sastraku, tak terbayangkan dunia tanpaku.
Satu fikirku adalah maju, satu tujuku adalah kamu-mimpiku-
Saat ketakberdayaan mendatang aku bangkit pelan-pelan
ku goreskan tinta emas dalam lembaran hidupku,
ku ukir segumpal asa tuk mencapai anganku.
Dengan gairah menyongsong kegelapan, dengan mata terkatup, mulut tak berkutik  hanya
desah nafas dan segenap jiwa raga meyakinkaku..
akulah anak bangsa pendobrak gerbang kegelapan 
pewaris negara....
siapa menunjuk arah itu ??  jikalah bukanku,,,
siapa panutan itu ?? jikalah bukanku,,,
siapakah pelindung itu ?? jikalah bukanku,,,
yah... aku fikirku bertubi
aku kamu dia mereka kami dan kita telusuri cahaya kecil itu yang kan menuju
kebahagiaan hakiki sabagai ridho illahi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar